Tahlilan Tujuh Hari Meninggalnya H.Samudi Bin H.Wangsa Orang Tua Dari Ismail.SH.Tahap Terakhir.
BEKASI,MEDIA NEWS INDONESIA-Meninggalnya H.Samudi Bin H.Wangsa dan beliau juga adalah orang tua dari seorang pengacara Ismail.SH yang meninggal pada hari sabtu tanggal.5-09-2024 yang bertempat dikediaman almarhum dengan meninggalkan seorang istri dan kelima anaknya,malam ini adalah malam terakhir untuk acara tahlilan,dan sebelumnya sudah diadakan tahlilan untuk almarhum dari pertama hingga terakhir tujuh harinya.Jum'at(11/09/2024.
Sebelum acara tahlilan dibacakan dulu pembacaan doa untuk almarhum dan almarhum lainnya yang memang masih dekat dengan almarhum semasa hidupnya dan langsung dibacakan ayat suci alqur'an yaitu surat yasin untuk mendoakan almarhum yang dibacakan oleh warga,keluarga dan semua yang hadir dalam acara tahlilan tersebut bersama-sama membaca surat yasin.
Setelah selesai membacakan surat yasin bersama untuk mendoakan almarhum dilanjutkan dengan tausiah yang dipimpin langsung oleh KH.Drs.Sirojudin.Lc yaitu sepupu dari Ismail.SH.dan semua warga mendengarkan tausiah tersebut yang dibawakan langsung KH.Drs.Sirojudin.Lc dengan siraman-siraman rohani yang menyegarkan hati kita.
Dalam tausiahnya yang dibawakan langsung oleh KH.Drs.Sirojudin.Lc menyampaikan,"dalam pengajian dan tahlilan yang ketujuh hari atau yang terakhir dimana almarhum dialam kuburnya tidak akan bersedih,kenapa..?karena baik dari keluarga yang ditinggalkan selalu mengirimkan doa-doa untuk almarhum,agar diluaskan alam kuburnya,diterangkan alam kuburnya,diampuni semua dosa-dosanya,dijauhkan dari api neraka,dan dimasukkan dalam syurga Mu Ya Allah.
"Tak henti-hentinya kita mengirimkan doa untuk beliau(almarhum),dan semoga juga yang ditinggalkan penuh dengan kesabaran,tabah dan juga ikhlas,tak henti-hentinya juga dari keluarga mengirimkan doa dari awal penguburan malam pertama hingga saat ini malam yang terakhir atau malam tujuh hari,kita yang ditinggalkan harus selalu ikhlas,sabar dan selalu tawakal,semua orang akan meninggal,tapi kita tidak tahu kapan kita akan dipanggil.
"Kita jangan takut mati,berserah diri kepada Allah .SWT,bahwa kita(manusia)tau bahwa kita semua akan mati untuk meninggalkan dunia ini,kita selalu banyak bersedekah dan beramal,jangan lupakan sholat 5 waktu,kita tidak menunggu apa-apa,hanya kematianlah yang akan kita tunggu,sekali lagi bahwa kita jangan takut mati,ikhlaskan lah diri kita untuk berserah diri,"ucapnya.
Almarhum meninggal dunia pada hari Sabtu.tanggal.5-09-2024 yang memang sudah melawan penyakitnya selama kurang lebih 12 tahun dipembaringan,terhapus sudah dosa-dosanya melawan penyakitnya,tapi Allah berkendak lain,Almarhum sudah tenang dialam sana,tidak terbebani lagi dengan penyakitnya,Almarhum meninggalkan seorang istri dan kelima anaknya,cucu dan juga mantu-mantunya,semoga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan keikhlasan,Amin..Amin Ya Robbal Allamin.(Sup).