Sosialisasi Masdarling KKN Mahasiswa Universitas Krisnadwipayana,Kepada Para Ketua.Rw se-Kecamatan Pondokgede
BEKASI,MEDIA NEWS INDONESIA-Sosialisasi masdarling KKN(Kuliah Kerja Nyata)Universitas Krisnasdwipayana kepada semua Ketua.Rw yang ada di Kecamatan Pondokgede digelar di Pendopo Kecamatan Pondokgede,Kota Bekasi,yang dihadiri semua Lurah se-Kecamatan Pondokgede.Selasa(14/01/2025).
Dalam acra sosialisasi ini digelar dan dipaparkan beberapa hal terkait pengelolaan konservasi lingkungan yang ada diwilayah Kecamatan Pondokgede dipaparkan langsung oleh para dosen dan rektor dari Universitas Krisnadwipayana terkait pengolahan sampah yang benar dan baik,sehingga sampah-sampah yang dihasilkan akan bisa dan menjadi bermanfaat.
Rektor Universitas Krisnadwipayana Ismail Razak menjelaskan,"Masdarling dan KKN mahasiswa bersinergi hubungan dari teman-teman Unkris bagaimana mereka bisa memberikan manfaat di dalam pengelolaan lingkungan kemudian kami dari penggiat lingkungan menyambut baik,dan juga difasilitasi sama Camat,Lurah dan juga para Ketua.Rw se-Kecamatan Londokgede,inilah kegiatan yang namanya pembekalan ataupun premi portainer buat mahasiswa karena nantinya mereka akan diterjunkan ke lingkungan di 78 Rw,"ucap Ismail.
"Masih kata Ismail,"mahasiswa secara teknis nanti akan dilakukan secara detail sama tim,kami akan ikut support di dalam kegiatan tersebut dan kegiatan apa yang kita bantu di dalam kegiatan itu tadi sudah disampaikan sama pak eko bahwa kegiatan itu kita memberikan materi di tanggal 7 dan 8 desember ini sudah kurang lebih 1 tahun lalu kami ke 2024 itu kegiatan tentang bagaimana konservasi lingkungan bisa menjadi bermanfaat.
"Spesialnya adalah tentang pengelolaan sampah bagaimana pengelolaan ini dikoordinasikan dengan baik,Camat juga sudah mengupayakan agar ini ada insentif buat teman-teman kemudian kita juga membantu bagaimana proses komposting dan juga bagaimana kita membuat sumur lubang resapan biopori nah inilah yang kita berikan kepada mereka nantinya,Saya berharap mereka bisa bersinergi dengan masyarakat di 78 Rw,dan bisa memberikan manfaat buat masyarakat,"pungkasnya.
Dosen Universitas Krisnadwipayana Mishel juga menambahkan,"Kegiatan sosialisasi Darling dalam hal ini lebih diprioritaskan kepada lingkungan kesadaran masyarakat sadar akan lingkungan,salah satu segala lingkungan akan menjadi suatu produk yaitu pupuk,yang nantinya akan melibatkan masyarakat,Ketua.Rt dan Kelurahan,mahasiswa itu lebih mudah beradaptasi dengan masyarakat,kalau kegiatan kuliah kerja nyata bahwa itu adalah program kami didalam suatu kegiatan yang namanya sosialisasi Masdarling KKN.
"Kita masuk sementara diwilayah Pondokgede,akan tetapi kita ada yang di Sukajadi Bonjol Cariu,Kecamatan Cariu yang bisa menjadi program lain membangun Bundes(Badan Usaha Milik Desa),kita semua masyarakat sadar akan lingkungan dan jangan membuang sampah sembarangan,membuang samaph ditempatnya dan juga mengetahui jenis sampah mana yang bisa diolah dan masyarakt akan terbantu.
"Mensosialisasikan mengenai lubang biopori komposisi dan bank sampah,disini Camat Pondokgede memfasilitasi masyarakatnya untuk peduli akan lingkungan secara berkelanjutan,dari pihak Pemerintah dalam hal ini Camat,Lurah dan Rw,kemudian dari pihak swasta sendiri adalah bank sampah induk Patriot Bekasi,kemudian ada pihak penggadaian untuk pendanaan dan investasi,jadi disini alurnya adalah Pemerintah memiliki maslah terkait sampah,"pungkasnya.
Camat Pondokgede Zainal Abidin Syah juga menambahkan,"Saya sangat mengapresiasi dengan kegiatan dari anak-anak mahasiswa Unkris(Universitas Krisnadwipayana)terkait lingkungan,dan salah satunya adalah bank sampah,nadi Saya sebagai Aparatur Sipil Negara(ASN)mendukung dan mensupport kegiatan ini,sehinga apa uang diharapkan baik kepada masyarakat bisa saling membantu dan berkolaborasi dengan para Ketua.Rw yang ada diwilayah Kecamatan Pondokgede ini,sehingga sampah-sampah yang ada dilingkungan kita tidak selamanya menumpuk.
"Dengan ide cemerlang dari anak-anak Unkris ini,wilayah khususnya di Pondokgede bisa memacu kepada masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan,adanya bank sampah ini masyarakat bisa memilah mana sampah yang organik maupun yang non organik,dikumpulkan sampah-sampah yang sudah dipiah,sehingga bisa menghasilkan sampah yang bisa menghasilkan,"ucap Zainal.(Sup).