Inovasi Masdarling(Masyarakat Sadar Lingkungan)Transformasi Budaya Lingkungan Bersih
BEKASI,MEDIA NEWS INDONESIA-Inovasi Masdarling(Masyarakat Sadar Lingkungan)budaya lingkungan bersih dan nyaman,sehingga kegiatan Masdarling yang ada diwilayah Kecamatan Pondokgede akan menjadi lebih baik,dan lebih bersih,baik untuk kesehatan dan lingkungan,saat ini Masdarling yang ada ditingkat wilayah Kecamatan Pondokgede terus berjalan.Rabu(15/10/2025).
Camat Pondokgede Zainal Abidin Syah menjelaskan,"Sampai saat ini sudah terbentuk yang namanya Masdarling(Masyarakat Sadar Lingkungan) untuk masyarakat,dan juga terkait diadakannya bank sampah,yaitu satu RW satu bank sampah,kaitannya dengan adanya masdarling itu sudah diawali hampir 1 tahun lebih salah satu inovasi waktu itu ada banyak warga masyarakat warga Pondokgede yang terkena DBD,"jelasnya.
"Ada salah satu rumah kosong di belakangnya ada ban kosong yang berserakan,ironisnya hampir 40 orang yang terkena terjang kena DBD mulai dari situlah kita untuk meningkatkan K3 kebersihan wilayah,kemudian juga satu RW satu bank sampah,waktu itu kita bekerjasama dengan UNKRIS untuk mahasiswa ke beberapa RW,mengadakan sosialisasi setiap Kelurahan terkait satu RW satu bank sampah yang akan dibuang ke TPA Sumur Batu,"pungkasnya.
"Alhamdulillah sudah hampir satu tahun lebih di tingkat Kecamatan,inovasinya masih tingkat kecamatan,sekarang ini 12 Kecamatan di Kota Bekasi sudah terbentuk ke seluruh bank sampah di Kecamatan Pondokgede tentu kedepan lebih ditingkatkan lagi,kalau sekarang ini baru sampah-sampah plastik berikutnya adalah sampah dapur sampah organiknya supaya bisa dikelola di masing-masing RT nanti,mungkin dengan ditampung ditambah molase dan empati sehingga tidak sampai dibuang ke Sumur Batu untuk meminimalisir mengurangi pembuangan sampah ini.
"Sekarang disetiap hari Sabtu pasti ada penimbangan sampah diwilayah Pondokgede,Saya lihat di grup RW sangat luar biasa sekali antusias baik Ketua.RW,masyarakatnya,dan juga dengan struktur bank sampahnya,itu terlihat sudah aktif melakukan penimbangan sampah hasil rumah tangganya yang sudah dipilah-pilah dan ditimbang langsung ketempat bank sampah yang sudah ditunjuk oleh Ketua.Rw nya masing-masing,"paparnya.
"Alhamdulillah untuk Kecamatan Pondokgede sudah terbentuk ke-78 bank sampah,kemarin untuk di bulan September itu sampah yang berhasil dikurangi yang tidak dibuang ke TPA itu sudah hampir 6,5 ton jadi luar biasa sekali, mudah-mudahan ke depan kita akan bisa mengurangi volume sampah yang ada di TPA Bantar Gebang ini, dengan adanya program Walikota Bekasi dana yang akan diserahkan kepada masyarakat melalui RW sebesar Rp.100 juta tentu ini menjadi awal untuk masyarakat mau mengelola lingkungan secara berkelanjutan mudah-mudahan terus berlanjut.
"Jangan sampai berhenti di sini untuk mendukung jangka panjangnya pasti akan mendukung penilaian Adipura karena ini akan melibatkan masyarakat secara gotong royong,dan salah satu penilaian Adipura itu adalah keterlibatan masyarakat untuk mengelola sampah, mengelola lingkungan secara berkelanjutan(Sdgs),mudah-mudahan untuk tingkat Kota tapi kalau ini kan masih di tingkat Kecamatan,pada prinsipnya adalah mendorong mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan lebih sehat dan bersih,yaitu dengan tujuan agar masyarakat bisa menjaga lingkungan bersih sehat terhindar dari DBD.
Pemerintah Kota Bekasi dalam hal ini sudah memberikan dukungan baik sarana dan prasarana di wilayah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk melayani masyarakat baik dari segi keamanan dan ketertiban,kita semua harus mengikuti program Walikota yang sangat luar biasa ini,membangun Kota Bekasi yang lebih Keren.(Sup).