Ketua.Ormas Harimau Angkat Bicara Terkait Tidak Tersalurkannya Dana Desa
BEKASI,MEDIA NEWS INDONESIA-Dana Desa untuk Desa-desa tertinggal seharusnya digunakan untuk pembangunan dan segala bantuan yang memang sangatvorjen dibutuhkan,salah satunya adalah di Desa Jaya Bakti,dana desa diduga di pangkas untuk kepentingan pribadi,dan tidak tersalurkan kebawah sebagai sipenerima yang memang rapat sasaran.
Mengenai dana Desa tahun.2023-2024 tidak sesuai dengan yang dilapangan,guru Paud yang ada di desa Jaya Bakti tidak ada 100 orang pengajar,namun diduga Kades Jaya Bakti memanipulasi dan menggelapkan data seolah diwilayahnya ada 100 guru pengajar(Paud),hal ini menjadi kecurigaan media terkait ini.Rabu(03/12/2025).
Nara sumber yang enggan disebutkan namanya dan juga Ketua.Ormas Harimau Kabupaten Bekasi menjelaskan,"bahwa kami sudah menginvestigasi terkait hal ini,namun pihak Desa tidak merespon terkait hal temuan ini,sehingga kami merasa diabaikan,apa yang kami temukan sudah sangat valid sekali,"jelasnya.
"Diduga Kades Jaya Bakti memanipulasi datadan juga menggelapkan orang-orang yang menerima,tertulis oleh pihak Desa ada 100 gurubpengajar Paud yang diberikan bantuan sebesarRp.6.600.00(Enam Juta Eanam Ratus Ribu Rupiah)namun nyatanya,setelah kami telusuri By data,tidak ada 100orang pengajar tersebut.
"Kemana sisa uang bantuan desa tersebut dialihkan,sementara kamibsudah bertemu dan minta konfirmasi dengan rekan kerja Kades yang memang selam ini dekat dengan Kades tersebut,namun seolah beliau tutup mata terkait ini,kami ingin Kades Jaya Baktibterbuka dan transparan terkait dana desa ini.
"Kami berharap H.Akim sebagai Kades Jaya Bakti terbuka dan transparan dalam hal ini,karena dana desa tersebut sangat berat sekali untuk diamanahkan untuk masyarakat yang memang saat ini membutuhkan,bukan sebaliknya,sekali kami minta Kades Jaya Bakti terbuka,"harapnya.((Sup).