Bank Sampah Jembatan Viral Sudah Yang Ke-7 Kalinya Adakan Penimbangan

BEKASI,MEDIA NEWS INDONESIA-Saat ini sampah yang ada di Kota Bekasi di Tempat Pembuangan Akhir(TPA)sudah sangat memprihatinkan sekali,sehingga Pemerintah Kota Bekasi dalam hal ini mencanangkan program satu RW satu Bank Sampah,hal ini terbukti bank sampah Jembatan Viral mengadakan penimbangan yang sudah ke-7 kalinya.Minggu(17/05/2026).

Bertempat dibawah jembatan yang disebut jembatan viral Kelurahan Jaticempaka,Kecamatan Pondokgede,Kota Bekasi inilah para pengurus dan relawan bank sampah jembatan viral diadakan.

Ketua.Bank Sampah Jembatan Viral Sulen kepada awak media menjelaskan,"Alhamdulillah pada hari ini kami mengadakan penimbangan untuk warga khususnya di RW.02 ini,ini adalah penimbangan yang  ke-7 kalinya kita adakan,terkait nasabahnya kita sudah mendapatkan 45,dan tentunya akan terus bertambah,"jelas Sulen

"Untuk kegiatan penimbangan yang kami lakukan setiap bulannya tentunya juga untuk para nasabah selalu bertambah,tentunya Saya sebagai Ketua bank sampah jembatan viral akan tetap selalu bekerja untuk masyarakat,dengan adanya kegiatan ini warga tidak jauh-jauh lagi menimbang barang-barangnya ketempat lain.

"Penimbangan ini tentunya untuk umum,siapapun bisa dan boleh menimbang  hasil sampahnya yang sudah dipilah-pilah,dan kamipun berharap kepada warga khususnya di RW.02 Jaticempaka ini teruslah membawa dan menjual hasil sampahnya ke kami,tentunya juga sebagai income untuk keluarga,"harapnya.

Ketua.Rt.05 Kelurahan Jaticempaka Warsito menambahkan,"Ini adalah program Pemerintah Kota Bekasi agar bisa mengurangi debit sampah yang ada di Bantar Gebang Kota Bekasi yang mana program tersebut Saya anggap sangat luar biasa sekali,apa yang dibuat program tersebut tentunya masyarakat dan warga akan selalu mengikuti program tersebut,"ucap Warsito.

"Kami selalu memberitahukan kewarga terkait penimbang ini sehingga apa yang kita beritahuan kemereka mencapai target 100% ini kan baru sekitar 2% belum cukup untuk mengetuk  hatinya kita harus sering menyadarkan warga saling memberitahukan kalau perlu keliling,namun hal ini perlu waktu yang panjang sekali.

"Kalau untuk warga tidak semuanya yang hadir akan tetapi 123 pun pasti masih ada,dan kemungkinan sekali ada keperluan karena tepatnya di hari Minggu pas penimbangan ada keperluan untuk yang lainnya jadi tidak bisa datang untuk menuju ketempat penimbangan bank sampah di jembatan viral ini,di rumah Saya kita siapkan untuk keranjang-keranjang  yang membuang sampahnya seperti botol-botol plastik dan lainnya itu di kita siapkan keranjang .

Kalau untuk woro-woro setiap ketua RT pastinya sudah,karena untuk kegiatan penimbangan ini,tentunya warga belum tentu semuanya itu memiliki botol plastik atau kardus i karena untuk masing-masing keluarga itu pasti ada keterbatasannya seperti itu untuk setiap ketua RT sudah dilaksanakan semaksimal mungkin seperti itu.

"Pastinya Saya bersyukur kepada warga khususnya di lingkup RW.02 ini supaya bisa mengumpulkan hasil sampahnya yang sudah dipilah supaya bisa menjual hasil sampahnya tersebut ke Bank sampah jembatan viral ini,tentunya kita sudah membantu program Pemerintah Kota Bekasi yaitu Walikota Bekasi Tri Adhianto mengurangi tingginya volume sampah yang ada di Bantar Gebang Kota Bekasi ini,"tandasnya.

"Harapan kami tentunya saya pribadi dan semua ketua RT pun berharap warga yang selalu menjaga kebersihan untuk memilah sampah plastik maupun sampah organik maupun botol-botol bisa dipilah-pilah supaya tetap selalu bersih dan sehat yang pasti kebersihan tetap selalu terjaga,"harapnya.(S)

Postingan populer dari blog ini

Hayooo Bergabung Di'RICH'Jatiwaringin,Sekolah Perhotelan dan Kapal Pesiar

Tasyakuran Taman Merdeka PKP.2 RW.04 Jatibening Baru,Warganya Bilang Begini...

Tasyakuran Pernikahan Anaknya Joko,Dan Juga Mengenang 1 Tahun Atas Musibah Yang Dialami Di Kantor Penta Prima,Sekaligus Diadakannya Doorprize