Bank Sampah Sapu Lidi Adakan Penimbangan Yang Ke-33 Kalinya

BEKASI,MEDIA NEWS INDONESIA-Pemerintah Kota Bekasi(Pemkot)dalam hal terkait sampah benar-benar diperhatikan sekali,ironisnya sampah yang sudah menumpuk dan juga tingginya volume sampah yang ada di TPA(Tempat Pembuangan Akhir)Bantar Gebang Kota Bekasi justru sangat memprihatinkan sekali.Minggu(17/05/2026).

Ditangan Cecep inilah terciptanya bank sampah Sapu lidi yang sudah dibentuk kurang lebih tiga tahun yang lalu,sehingga warga khususnya di RW.13 Kelurahan Jatimakmur,Kecamatan Pondokgede,Kota Bekasi menimpan sampah rumah tangganya untuk dibawa ketempat penimbangan sampah ini.

Ketua.Bank sampah Sapu Lidi RW.13 Cecep Supendi menjelaskan,"Mungkin Saya awali dari sini mulai bergeraknya bank sampah itu tanggal 6 Agustus tahun 2023 ini kita mau berjalan yang ke 3 tahun Insya Allah mungkin di tahun ini di sekitar bulan September atau Oktober kita sudah mulai satu periode,ini adalah penimbangan yang ke-33 kalinya,"jelas Cecep


"Untuk jumlah nasabah tercatat sampai tanggal 11 April kemarin itu sekitar 71 nasabah persentase yang aktif itu ya sekitar 45 lah ini yang aktif betul-betul,dan aktif dari mulai pertama penimbangan sampai terakhir kemarin itu ada yang cuman satu kali aja selama 3 tahun jalan ini ada juga yang dua kali bahkan ada yang 1 tahun sekali jadi semuanya sudah sudah terpantu jumlah nasabahnya,sampahnyapun itu kita sudah mencapai kurang lebih hampir mencapai 9 ton.

"Kebetulan ini kami punya data  keuangan ini terakhir itu yaitu sekitar 10 juta sekian kemudian kemudian juga kami juga punya uang kas artinya ada yang digunakan untuk operasional beli ini segala macam yang jelas semua baik pemasukan maupun semua pengeluaran baik dari segi hasil penimbangan kemudian volumenya uangnya kemudian hasil bersihnya nasabah itu tercatat di data kami yaitu diawali dari buku induk,"pungkasnya.

"Terkait buku induk Kemudian kami analisa takut ada yang terlewatkan atau yang kurang dan sebagainya itu setelah kami menyatakan fix baru kami rapikan kita masukkan ke dalam file kami Agustus 2023 itu berjalan 2 bulan 2 kali penimbangan kami belum turun SK,kemudian pada bulan ketiga karena memang ada instruksi untuk untuk merapikan kemudian mengajukan SK dan kemudian kami rapikan dan akhirnya di bulan September itu turun SK dan sudah berjalan,sebelumnya hanya penimbangan itu kurang lebih lah sekitar sampai hari ini mungkin 34 atau penimbangan dan alhamdulillah setiap penimbangan pun tercatat.

"Kayak hari ini aja nih kita sudah ada 22 nasabah yang datang untuk penimbangan Insyaallah kalau dalam arti data kami persentase mulai dari jumlah nasabah kemudian yang aktif kemudian volume dari tahun ke tahun itu ada penambahan, bahkan dari segi jumlah artinya ketika mereka nasabah itu butuh uang di sana kami minta dengan catatan tidak mendadak karena uang itu kan ada di bendahara,jadi intinya jangan mendadak lah,"tandasnya

"Adalah Romisah,nasabah bank sampah Sapu Lidi yang memang aktif dan ikut serta dalam penimbangan sampah juga menambahkan,"Alhamdulillah pada hari ini Saya bisa mencairkan hasil penimbangan sampah Saya yaitu sebesar Rp.250.000(Dua ratus lima puluh ribu rupiah),semenjak berdirinya bank sampah Sapu lidi sampai sekarang ini Saya selalu membawa hasil sampah rumah tangga yang sudah dipilah-pilah lumayanlah jadi bisa buat beli kebutuhan Saya berbelanja dan untuk makan kami sehari-hari,"ucapnya

Ketua.Rw.13 Kelurahan Jatimakmur Harri Rachman menuturkan,"Mendukung penuh dengan menyediakan trmpat di Kantor Sekretariat Pos Terpadu RW.13 sebagai tempat penimbangan secara berkala dan memberikan alokasi dana program Lingkar Beken(Bekasi Keren)terbesar dari 11 stakeholder  di RW.13,pembelian kebutuhan Bank Sampah Sapu Lidi diperuntukkan pengadaan prasarana,seperti timbangan sampah digital sampai pengadaan alat-alat Biopori,"tuturnya.(S).

Postingan populer dari blog ini

Hayooo Bergabung Di'RICH'Jatiwaringin,Sekolah Perhotelan dan Kapal Pesiar

Tasyakuran Taman Merdeka PKP.2 RW.04 Jatibening Baru,Warganya Bilang Begini...

Tasyakuran Pernikahan Anaknya Joko,Dan Juga Mengenang 1 Tahun Atas Musibah Yang Dialami Di Kantor Penta Prima,Sekaligus Diadakannya Doorprize