Sosok QRS Siap Menjadi Kadin Kota Bekasi,Tetap Berkolaborasi Dengan Pemerintah
BEKASI,MEDIA NEWS INDONESIA-Calon Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bekasi periode 2026-2031, Qadar Ruslan Siregar atau yang biasa kita sapa (QRS) menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi antara dunia usaha dengan Pemerintah Kota Bekasi.
Hal tersebut menjadi fokus utama dalam menghadapi Musyawarah Kota (Mukota) ke-VI Kadin, yang dijadwalkan berlangsung pada 7 Mei mendatang.
Pernyataan tersebut disampaikan sosok yang akrab disapa QRS, usai menggelar acara Silaturahmi dan Perkenalan di Hotel Merapi Merbabu, Kota Bekasi, Sabtu (2/5/2026).
"Hari ini adalah momentum silaturahmi, untuk lebih mendekatkan diri kepada anggota dan para pemangku kepentingan. Kami ingin menyelaraskan pemahaman mengenai arah Kadin Kota Bekasi ke depan," ujar QRS kepada awak media.
Menurut QRS, rancangan program yang disusunnya, bertujuan untuk memastikan dunia usaha di Kota Bekasi bergerak dinamis. Ia menekankan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987, Kadin memiliki peran ganda yang krusial.
"Pertama, sebagai mitra strategis pemerintah, dan kedua, sebagai rumah besar bagi seluruh pelaku dunia usaha. Bagaimana kita menggali potensi semua anggota dan pengurus untuk bersama-sama membangun Kota Bekasi. Kami ingin Kadin yang baru ini menjadi organisasi yang lebih solid dan bersatu," tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, QRS juga memberikan kepastian mengenai kondisi internal organisasi. Ia menegaskan, bahwa isu dualisme yang sempat menerpa Kadin Kota Bekasi, telah berakhir sepenuhnya melalui proses rekonsiliasi.
"Alhamdulillah, dualisme sudah selesai. Saya dengan Pak Gunawan sudah melakukan rekonsiliasi yang diinisiasi oleh Kadin Jawa Barat. Hari ini dikonfirmasi hanya ada satu Kadin Kota Bekasi," tegas QRS.
Ia meyakini, bahwa dengan persatuan, Kadin Kota Bekasi akan memiliki kekuatan lebih besar dalam menggalang potensi pengusaha lokal, untuk memberikan kontribusi nyata bagi daerah.
Sebagai penutup, QRS mengajak seluruh lapisan pengusaha, mulai dari pelaku UMKM hingga industri besar, untuk bergabung dan berkolaborasi di bawah payung Kadin Kota Bekasi.
"Harapan kita, dengan kontribusi kolektif, kita mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta menggerakkan ekonomi lingkungan secara luas," pungkasnya.
Perlu diketahui sebelumnya, Qadar Ruslan Siregar resmi menjadi calon tunggal dalam bursa pemilihan Ketua Kadin Kota Bekasi, setelah proses pendaftaran resmi ditutup oleh pihak panitia penyelenggara Mukota ke-VI beberapa waktu lalu.(S).