Gerak Cepat Terkait Penangkapan Pencurian Klinik,Kompol.Bambang Apresiasi Tim Opsnal
Dua Tersangka Kasus Pencurian Di Klinik Di Wilayah Pondokgede
BEKASI,MEDIA NEWS INDONESIA-Dua pelaku pencurian yang beraksi di sebuah klinik di wilayah Pondok Gede akhirnya berhasil diringkus jajaran Polsek Pondok Gede. Penangkapan dilakukan setelah tim opsnal Unit Reskrim yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Slamet Hariyadi, SH bergerak cepat melakukan penyelidikan.Rabu(26/112025).
Kapolsek Pondok Gede, Kompol Bambang, menjelaskan bahwa kasus bermula ketika pelapor datang ke klinik sekitar pukul 09.00 WIB. Saat tiba, pintu rolling door sudah dalam keadaan terbuka. Pelapor kemudian masuk dan mendapati sejumlah barang telah hilang, di antaranya satu unit handphone, satu buah laptop, serta satu unit televisi 32 inci. Atas kejadian tersebut, korban segera melapor ke Polsek Pondokgede.
Berdasarkan hasil penyelidikan, petugas mengarah ke sebuah tempat persembunyian pelaku di wilayah Kampung Melayu. Tim opsnal kemudian melakukan pengejaran dan berhasil menangkap dua pelaku tanpa perlawanan.
Identitas pelaku yang ditangkap antara lain:
1. Tekad, ( 47 ) bekerja sebagai buruh dan berdomisili di Desa Tulung Rejo RT 001/006, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
2. Kastono, bin ( 43 ), bekerja sebagai pedagang, tinggal di Rusun Cibesit Blok D RT 015/012, Kelurahan Cipinang Besar Utara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.
Dari tangan para pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain:
Dua buah linggis
Dua buah obeng
Tiga buah kunci L
Satu unit sepeda motor Honda Vario warna hitam
Kerugian korban ditaksir mencapai Rp 8.000.000, meliputi satu handphone Reno 5, satu laptop Axio, dan satu TV 32 inci.
Kapolsek Pondok Gede Kompol Bambang menyampaikan apresiasi atas cepatnya respon dan kerja tim di lapangan. “Penangkapan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.
Para pelaku kini telah diamankan di Polsek Pondok Gede untuk proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pelaku dalam aksi kejahatan serupa di wilayah lain.(Sup).