Terkait Penahanan Ijazah Yang Ditahan,Suharto Siap Bantu
BEKASI,MEDIA NEWS INDONESIA– Persoalan ijazah seorang siswa yang sempat terkendala biaya akhirnya mendapat jalan keluar.
Ijazah tersebut kini dapat diambil melalui kolaborasi pemerintah wilayah, pengurus lingkungan, FKRW, serta dukungan Corporate Social Responsibility (CSR).
Proses penyelesaian tersebut dihadiri Camat Pondokgede Zainal Abidin Syah, S.T., M.M., Lurah Jatiwaringin Haririh, S.IP., beserta jajaran, serta Ketua FKRW Kelurahan Jatibening Baru sekaligus pengusaha Harmoni Mitra Sukses (Karya Anak Bangsa), Suharto alias Pak Bro.
Camat Pondokgede Zainal Abidin Syah mengapresiasi seluruh pihak yang ikut membantu menyelesaikan persoalan tersebut. Menurutnya, persoalan sosial di masyarakat membutuhkan kolaborasi antara pemerintah dan berbagai unsur masyarakat.
“Yang terpenting adalah bagaimana kita bergotong royong membantu warga. Kecamatan, kelurahan, RT dan RW harus berkolaborasi agar persoalan masyarakat bisa mendapatkan solusi,” ujar Zainal.
Ia juga mengapresiasi Suharto alias Pak Bro dan pihak perusahaan yang turut memberikan dukungan melalui CSR.
Menurut Zainal, pemerintah berperan sebagai fasilitator, sementara kepedulian masyarakat dan dunia usaha menjadi bagian penting dalam membantu warga yang membutuhkan.
Sementara itu, Suharto alias Pak Bro mengatakan bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian sosial.
Ia menyebut, penyelesaian persoalan ijazah seperti ini bukan kali pertama dilakukan.
“Saya sosial, CSR. Kami tergerak untuk membantu. Untuk penyelesaian masalah ijazah, ini sudah sekitar yang ke-10,” kata Suharto.
Menurutnya, pihaknya juga telah beberapa kali berkolaborasi dengan Camat Pondokgede dalam membantu masyarakat.
Suharto menjelaskan, sebelumnya terdapat proses bantuan melalui Baznas. Namun, karena mempertimbangkan kebutuhan siswa, pihaknya ikut memberikan dukungan melalui CSR agar persoalan dapat segera diselesaikan.
“Kalau dulu dari Baznas prosesnya agak lama. Kasihan anak-anak. Karena itu kami ikut membantu agar persoalannya bisa segera diselesaikan,” tuturnya.
Sementara itu, orang tua siswa mengaku bersyukur dan terharu setelah ijazah anaknya akhirnya dapat diambil.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Walikota Bekasi, Camat Pondokgede, Lurah Jatiwaringin beserta jajaran, pengurus RT/RW, FKRW, Pak Bro, dan seluruh pihak yang telah membantu.
“Kami sangat berterima kasih dan terharu. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Alhamdulillah, ijazah anak kami akhirnya bisa diambil,” ungkapnya.
Menurutnya, ijazah tersebut sangat dibutuhkan anaknya untuk keperluan selanjutnya, termasuk melanjutkan pendidikan maupun mencari pekerjaan.
“Ijazah ini sangat dibutuhkan anak kami untuk keperluan selanjutnya, baik untuk melanjutkan pendidikan maupun mencari pekerjaan. Kami sangat bersyukur akhirnya ijazah ini bisa kami ambil,” pungkasnya.(S).